Haris Rusly Moti: Lembaga Survei Dibayar Pakai Duit Oligarki

Selasa, 14/06/2022 21:46 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Lembaga survei dibayar oleh oligarki untuk memunculkan calon presiden (capres) yang memiliki elektabilitas dan popularitas tertinggi. Lembaga survei sudah dikendalikan oligarki untuk menggiring masyarakat memilih capres yang telah dikendalikan oligarki.

Hal itu sebagaimana diutarakan Presidium Nasional PNPK (Poros Nasional Pemberantasan Korupsi) Haris Rusly Moti di akun Twitter-nya, dikutip Selasa (14/6).

Lembaga survei dibayar pakai duit oligarki,” kata tulisnya.

Haris menjelaskan, popularitas dan elektabilitas capres harus didasarkan prestasi bukan penggiringan opini melalui lembaga survei dan pencitraan media sosial.

“Popularitas Capres mestinya akibat dari penerimaan masyarakat atas kapasitas & visi yg diajukan si Capres,” jelasnya.

Haris mengatakan, lembaga survei merangkap sebagai konsultan politik.

“Idealnya penentuan Calon Presiden tak didikte lembaga survei yang rangkap konsultan kampanye untuk bentuk popularitas palsu,” pungkas Haris.

 

 

TERKINI
Prestasi Jeblok Musim Lalu, OGC Nice Bakal Cuci Gudang Salami Wasit usai Kartu Merah Kontroversial, Balogun Panen Pujian Wasit Kontroversial Pimpin Laga Meksiko vs Inggris, Ini Profilnya Reza Pahlavi Kecam Pemakaman "Diktator yang Telah Wafat" Khamenei