Dua Pemuda Depok Hanyut, Tim SAR Sisir Sungai Citanduy

Sabtu, 31/12/2016 14:21 WIB

Cilacap - Tim "search and rescue" (SAR) gabungan melakukan operasi pencarian terhadap dua pemuda asal Kota Depok yang hanyut di Sungai Citanduy, Cilacap, Sabtu (31/12). Kedua pemuda tersebut hanyut di sungai perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah itu pada Jumat (30/12).

"Operasi pencarian masih dilakukan. Hari ini, kami menyisir aliran sungai dari lokasi kejadian hingga jembatan Kalipucang sejauh 4 kilometer," kata kata Koordinator Badan "Search and Rescue" Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap, Mulwahyono.

Ia mengatakan jika sampai jembatan Kalipucang belum ditemukan, radius pencarian korban akan diperluas hingga wilayah Kampung Laut dan Plawangan Barat. Selain Basarnas Pos SAR Cilacap, operasi pencarian kedua korban juga melibatkan personel Kepolisian Sektor Patimuan, Komando Rayon Militer Patimuan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Cilacap, dan warga sekitar.

Korban hanyut bernama David (17 tahun ) dan Ari (19 tahun) yang tercatat sebagai pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Madani, Depok. Seperti dilansir Antara, keduanya sedang singgah di rumah Lasimin (30 tahun), Grumbul Wadasjontor RT 02 RW 02, Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan, Cilacap, yang merupakan saudara dari teman mereka, Gilar Prayogo (17 tahun), warga Bojonglio RT 04 RW 09 Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

David, Ari, dan Gilar menginap di rumah Lasimin sebelum melanjutkan perjalanan wisata ke Pantai Pangandaran, Jabar. Pada Jumat (30/12) pagi, ketika Lasimin dan Gilar hendak memancing di Sungai Citanduy, David dan Ari ingin berenang di sungai itu.

Lasimin dan Gilar sudah mengingatkan David dan Ari agar tidak berenang karena arus sungai sedang deras akibat hujan lebat yang baru turun di wilayah itu. Akan tetapi mereka tidak menghiraukannya dan tetap berenang hingga akhirnya hanyut terseret arus. Lasimin dan Gilar yang mengetahui kejadian itu segera meninggalkan alat pancing mereka dan berupaya menolong korban namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke kepala desa setempat.

TERKINI
KPK Panggil Direktur KPPHI Terkait Pemerasan K3 Kemenaker KPK Dalami Wali Kota Madiun Minta Dana CSR ke Developer KPK Periksa Bekas Anak Buah Bobby Nasution Terkait Korupsi Jalan Sumut KPK Hibahkan 13 Aset Senilai Rp3,6 Miliar ke Pemkab Indragiri Hulu