Rabu, 08/06/2022 17:53 WIB
Jakarta, Jurnas.com -Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad belum mendengar perihal wacana perombakan alias reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Juni 2022 ini.
“Saya mendengar dari sumber istana tidak, tapi ya saya juga dengar-dengar justru dari awak media nih yang banyak bertanya,” kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/6).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menegaskan, kalaupun terjadi, reshuffle kabinet mutlak merupakan kewenangan atau hak prerogatif Presiden Jokowi.
“Apakah kemudian itu berlangsungnya reshuffle atau tidak saya pikir itu kita tunggu saja karena kewenangan daripada presiden,” terang Sufmi Dasco Ahmad.
Habiburokhman Apresiasi Gerak Cepat BEM UI Respons Kasus Kekerasan Seksual
Kenaikan Tarif Pesawat Jangan Sampai Membebani Masyarakat
DPR Minta UI Utamakan Perlindungan Korban dalam Dugaan Pelecehan Seksual
Saat disinggung pos-pos menteri mana saja yang layak dirombak, Dasco masih enggan mengelaborasi lebih lanjut. “Waduh saya kurang tahu pos-pos apa yang perlu direshuffle. Tapi tentunya presiden kalaupun memang ada tentunya lebih tahu mana-mana bidang yang mesti diperkuat, mana-mana kemudian bidang yang harus kemudian diganti sama sekali saya pikir presiden lebih tahu, kalau memang ada ya,” terangnya.
“Jadi ya kita serahkan sepenuhnya kepada pak presiden karena itu kewenangan dan hak prerogatif daripada presiden,” demikian Dasco menambahkan.