Sabtu, 21/05/2022 20:17 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Militer Rusia mengatakan telah menghancurkan pengiriman besar senjata Barat di wilayah Zhytomyr Ukraina, sebelah barat Kyiv, menggunakan rudal jelajah Kalibr yang diluncurkan dari laut.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan, serangan itu mengeluarkan sejumlah besar senjata dan peralatan militer yang dikirim dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa dan ditujukan untuk pasukan Ukraina di wilayah Donbas timur, lokasi pertempuran.
Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi laporan tersebut, yang juga mengatakan bahwa rudal Rusia telah menyerang fasilitas penyimpanan bahan bakar di dekat Odesa di pantai Laut Hitam dan menembak jatuh dua pesawat Su-25 Ukraina dan 14 drone.
Dalam pembaruan terbaru tentang perang, yang disebut Rusia sebagai "operasi militer khusus", Kementerian Pertahanan juga mengatakan Rusia telah menyerang banyak pos komando Ukraina.
Momen King Charles III Lontarkan Candaan ke Donald Trump
Ekspor Senjata Jepang Longgar, Ukraina Bidik Investasi Pertahanan
AS Klaim telah Sita Hampir 500 Juta Dolar Aset Kripto Iran
Barat telah meningkatkan pasokan senjata ke Ukraina sejak invasi Rusia pada 24 Februari dan militer Rusia sedang mencoba untuk mencegat dan menghancurkan mereka.
Moskow mengatakan pengiriman senjata Barat ke Kyiv, dan pengenaan sanksi drastis terhadap ekonomi Rusia, merupakan "perang proksi" oleh AS dan sekutunya.
Sumber: Reuters