PM Israel Tolak Resolusi Dewan Keamanan PBB

Sabtu, 24/12/2016 18:06 WIB

Israel - Perdana menteri Israel,  Benjamin Netanyahu menyatakan tidak akan mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB terkait permukiman Yahudi di wilayah Palestina. Bahkan Netanyahu mengatakan, kecaman itu sebagai tindakan memalukan.

"Israel menolak resolusi PBB anti-Israel yang memalukan ini, kami tidak akan mematuhi ketentuannya," kata Benjamin Netanyahu.

Sementara, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa resolusi itu merupakan "pukulan telak buat kebijakan Israel".

Resolusi DK PBB itu berhasil dikeluarkan setelah Amerika Serikat menolak untuk melakukan veto. Sikap AS ini bertolak belakang dengan kebijakan AS selama ini yang memveto setiap putusan DK PBB terkait pembangunan permukiman.

Resolusi ini menuntut Israel segera dan secara menyeluruh menghentikan pembangunan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki negara tersebut. Dalam resolusinya, DK PBB juga mengatakan bahwa pembangunan permukiman oleh Israel bertentangan dengan hukum Internasional.

Pemungutan suara itu digelar atas tuntutan empat negara, yaitu Venezuela, Senegal, Selandia Baru, dan Malaysia. Adapun Mesir yang pertama mengusulkan Rancangan Undang-undang terkait permukiman Israel, namun belakangan menarik kembali usulnya setelah terjadi komunikasi antara Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden Terpilih AS, Donald Trump.

TERKINI
Tegas! Pramono Anung Minta TPS Ilegal di Kapuk Muara Segera Ditutup Juli 2026, Utang Luar Negeri Indonesia Rp8.048 Triliun DPR Bongkar Akar Konflik Agraria, Negara Dinilai Ikut Memicu Sengketa Tanah KPK Tetapkan Anak Buah Nusron Wahid dan Bos Summarecon Tersangka Korupsi