Jum'at, 23/12/2016 16:27 WIB
Jakarta - Pihak Kepolisian mulai mensterilisasi sejumlah gereja di seluruh Indonesia untuk menjamin keamanan perayaan Natal 2016. Upaya tersebut dilakukan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin 2016.
Strerilisasi dilakukan oleh jajaran Brimob. "Telah ditunjuk siapa yang bertanggung jawab dan tindakan apa yang dilakukan. Penyisiran dilakukan secara selektif khususnya di gereja-gereja besar yang harus disterilisasi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum), Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/12).
Selain melakukan sterilisasi, Polri juga akan berpatroli di pusat-pusat keramaian dan fasilitas umum untuk memantau situasi keamanan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. "Pengamanan tidak hanya difokuskan di tempat ibadah, tapi juga di pusat keramaian, pusat perbelanjaan dan tempat wisata," kata dia.
Menurutnya, hingga saat ini, situasi keamanan di Indonesia secara keseluruhan tetap aman dan terkendali. Untuk menjaga keamanan perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Operasi Lilin 2016 akan berlangsung selama 10 hari mulai 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017.
Sahroni Minta Oknum Polisi Diduga Terlibat Sabu Dipecat dan Dipidana
Kecam Kasus Bullying, Menteri HAM: Saya Juga Korban Rasis
Menteri HAM Dorong Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis Diperkuat
Dalam operasi tersebut, ada sebanyak 150 ribu personel pasukan gabungan TNI-Polri yang dilibatkan. "Total pasukan kurang lebih 150 ribu orang yang terdiri dari tim gabungan Polri, TNI dan sejumlah instansi terkait," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Ant
Keyword : Polisi Perayaan Natal Natal