Sambangi KPK, Danpuspom TNI Koordinasi Kasus Suap Bakamla

Selasa, 20/12/2016 19:09 WIB

JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Danpuspom TNI), Mayjen TNI Dodik Wijanarko menyambangi markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (20/12). Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief mengatakan, kedatangan Dodik untuk berkoordinasi mengenai kasus dugaan suap proyek satelit monitor di Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang ditangani pihaknya.

"Kami melakukan kordinasi penanganan kasus Bakamla. Sekarang mereka (Puspom TNI) sedang persentase di atas sehngga kami mencarikan jalan paling baik untuk kasus ini," ucap Laode M Syarief saat dikonfirmasi.

Dalam kasus itu, diduga ada perwira tinggi TNI yang terlibat. Namun, lembaga antirasuah sejauh ini belum memeriksa perwira itu. Menurut Laode, pihaknya perlu berkoordinasi dengan Puspom TNI terkait perwira itu. "Kami sedang kordinasi menangani kasus yang melibatkan anggota TNI," ujar Laode.

Laode sendiri mengaku belum mengetahui secara pasti kelanjutan penanganan keterlibatan perwira TNI itu. "Ini yang sedang kita bicarakan. Belum bisa kami bicarakan. Nanti setelah dibicarakan dan gelar perkara nanti Danpom yang umumkan kalau itu betul ada tersangka," tandas Laode.

TERKINI
Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon Percepatan KDKMP, Mendes Minta Kades dan Pengurus Kopdes Dilibatkan Legislator Golkar: Negara Harus Punya Sistem Kelola Aset Rampasan Jelas Program Lentera Jiwa Pertamina Patra Niaga Jadi Harapan Baru Bagi ODGJ