Kamis, 24/03/2022 00:20 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pastikan jika persediaan vaksin COVID-19 di Indonesia masih mencukupi meski ada peningkatan permintaan saat mudik Lebaran 2022.
"Cukup untuk suntikan dosis dua maupun booster kalau peningkatan permintaan cukup banyak," ujar Budi Gunadi, Rabu (23/3/2022).
Vaksinasi dosis penguat (booster) menjadi salah satu syarat untuk melakukan perjalanan mudik guna menjaga kesehatan para lansia yang akan dikunjungi pemudik.
Indonesia memiliki persediaan vaksin COVID-19 sebanyak 475 juta dosis. Sementara yang sudah disuntikkan sekitar 395 juta dosis.
Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026
Komisi V Apresiasi Penanganan Mudik 2026, Soroti Mudik Satu Data Nasional
WFA Dinilai Efektif, Legislator Sebut Mudik 2026 Lebih Terkendali
"Jadi masih ada 80 juta dosis vaksin yang bisa kita pakai untuk suntik booster, termasuk untuk suntik kedua," paparnya.
Dalam sepekan, kata dia, rata-rata penyuntikan vaksin COVID-19 mencapai 5 juta -6 juta dosis.
"Jadi kalau kondisi normal paling 20 jutaan untuk satu bulan, yang kita miliki masih empat bulan stok," ucapnya.
Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat total penerima dosis penguat vaksin COVID-19 di Indonesia hingga saat ini mencapai 18.070.929 orang atau mengalami tambahan sebanyak 505.551 orang pada Rabu.
Sementara yang menerima dosis kedua pada hari ini (Rabu) bertambah sebanyak 747.766 orang sehingga total menjadi 156.139.516 orang.
Sementara vaksinasi COVID-19 dengan dosis pertama mengalami tambahan sebanyak 322.631 orang sehingga jumlah keseluruhan mencapai 195.229.531 orang hingga sekarang.
Keyword : Mudik Vaksin Persediaan Budi Gunadi Sadikin