Jum'at, 18/03/2022 20:54 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI), Retno Marsudi mengatakan, pihaknya kembali berhasil mengevakuasi sembilan warga negara Indonesia (WNI) dari Kota Chernihiv. Mereka saat ini sudah berada di zona aman.
"Alhamdulillah kita patut bersyukur, setelah melalui upaya yang sangat keras dan cukup lama maka pada hari ini kita berhasil mengevakuasi sembilan orang WNI dari Kota Chernihiv," kata Menlu Retno dalam keterangannya kepada media, Jumat (18/3).
Menlu Retno menjelaskan, selama kurang lebih 22 hari, upaya untuk mengevakuasi para WNI dari Chernihiv terus dilakukan. Namun, baru hari ini mereka berhasil dievakuasi melalui jalur Kyiv, kemudian ke Lviv dan kemudian menyeberang ke wilayah Polandia.
"Berbagai skenario dan jalur evakuasi yang kita buat terus perlu dilakukan adjustment hampir setiap hari. Tentunya adjustment ini dilakukan karena situasi lapangan yang terus berubah," jelasnya.
Uni Eropa Tegaskan Dukungan untuk Ukraina, Desak Rusia Gencatan Senjata
Kejar Swasembada Energi, Menlu RI Dorong Kerja Sama Nuklir dengan Rusia
Rusia-Ukraina Saling Serang saat Zelensky Bertemu Trump
Jika dihitung dari Chernihiv sampai ke Lviv, kata Menlu Retno, total perjalanan yang ditempuh oleh para WNI adalah sekitar 15 jam.
"Dan antrian panjang terjadi kembali di perbatasan. Oleh karena itu, press briefing yang rencananya dilakukan pukul 17.00 tadi, harus ditunda sampai pukul 19.30 dan saat ini mereka masih berada di dalam mobil bersama Direktur PWNI," ujarnya.
"Kita ingin memastikan bahwa mereka sudah berada di zona aman," sambungnya.
Setibanya di Warsawa nanti, seluruh WNI akan menjalani pemeriksaan kesehatan, sebelum kembali menuju Indonesia pada Minggu, 20 Maret 2022, menggunakan pesawat komersial.
Direktur PWNI, Pak Judha dan rekan-rekan WNI dapat menyampaikan informasi lebih detail kepada rekan-rekan media setelah saya sampaikan pembukaan ini.
Untuk memperkuat tim KBRI, Pak Judha telah dan terus berada di Lviv sejak kurang lebih 15 hari yang lalu.
Setelah sembilan WNI sudah dievakuasi dari Chernihiv, maka 133 WNI telah dievakuasi dengan selamat dari Ukraina. Dengan demikian, seluruh proses evakuasi sudah dapat dilaksanakan.
Terdapat 23 WNI yang memilih tinggal di Ukraina, rata-rata karena alasan keluarga. Selain itu, sembilan staf esensial KBRI saat ini saat ini berada di Kota Lviv.