Inggris Khawatir Ada Personel Militer Nekat ke Ukraina

Minggu, 06/03/2022 23:21 WIB

London, Jurnas.com - Perwira senior militer Inggris, Laksamana Sir Tony Radakin, khawatir sejumlah pasukan Inggris baik tetap maupun cadangan, mencoba bergabung dalam pertempuran di Ukraina.

Pekan lalu, Kepala SDM Pertahanan Inggris, Letnan Jenderal James Swift, mengirim pesan ke rantai komando yang menekankan bahwa personel militer Inggris "tidak diizinkan" untuk bepergian ke wilayah konflik itu.

Jika ada kecurigaan ada pasukan berusaha menuju ke Ukraina, lanjut James dikutip dari BBC pada Minggu (6/3), yang lain harus segera melaporkan ke polisi dinas.

Pesan tersebut memperingatkan bahwa jika personel militer Inggris yang bertugas pergi berperang di Ukraina, mereka tidak hanya membahayakan nyawa mereka, tetapi juga berisiko memberikan "persepsi yang salah" kepada Rusia, bahwa Inggris telah mengirim pasukan untuk terlibat dalam permusuhan.

Kepala Staf Pertahanan Laksamana Radakin menggarisbawahi pesan itu, mengatakan kepada BBC bahwa tindakan itu sama saja dengan "melanggar hukum dan tidak membantu".

Saat ini Kementerian Pertahanan Inggris menepis keberadaan personel militer mereka berperang di Ukraina. Tetapi lebih sulit bagi mereka untuk mengawasi cadangan yang kerap kali memiliki karir lain.

TERKINI
10 Ayat Al-Qur`an Tentang Musibah yang Menenangkan Hati Mengapa Orang Saleh Juga Ditimpa Musibah? Triwulan II, Modal Asing Masuk Capai 8,5 Miliar Dolar Triwulan II, Nilai Transaksi BI FAST Capai Rp3.777 Triliun