80 WNI yang Dievakuasi dari Ukraina Mendarat di Indonesia

Kamis, 03/03/2022 18:46 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Pesawat Garuda Indonesia yang membawa pulang warga negara Indonesia (WNI) dari Ukraina telah mendarat di tanah air pada sore hari ini sekitar pukul 17.10 WIB.

"Sebanyak 80 warga negara Indonesia dan tiga warga negara asing yang merupakan keluarga dari WNI berada di dalam rombongan," kata Menteri Luar Negeri RI (Menlu RI), Retno Marsudi saat memberikan keterangan persnya, Kamis (3/3).

Retno megnatakan, terdapat 14 evacuee yang masih harus tinggal di Bucharest untuk sementara waktu dan belum dapat ikut dalam rombongan kepulangan ini.

"Dari test yang dilakukan, 12 orang evacuee diketahui positif COVID-19. Sementara 2 orang lainnya, memilih tinggal di Bucharest, untuk menemani anak mereka yang positif COVID-19," jelas Retno.

Ia mengatakan, 14 orang tersebut akan terus dipantau dan didampingi oleh KBRI di Bucharest. Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan, mereka akan dipulangkan dengan pesawat komersial.

Tim penjemput dari Jakarta berangkat menuju Bucharest dari Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa 2 Maret 2022 pukul 18.40 WIB dan tiba di Bandara Henri Coanda, Bucharest, 3 Maret 2022 pukul 15.10 waktu setempat.

Pesawat penjemput kembali diberangkatkan dari Bucharest menuju Jakarta pada pukul 20.23 waktu setempat atau 5,5 jam setelah mendarat. Rute perjalanan yang ditempuh adalah Bucharest - Madinah - Jakarta dengan waktu tempuh kurang lebih 17 jam.

Retno juga menyampaikan, WNI di Kharkiv sudah dapat keluar dari Kharkiv dan tiba di Lviv dengan selamat. Kharkiv merupakan kota terbesar kedua di Ukraina dan pertempuran masih terus berlangsung di kota tersebut.

"Perjalanan yang harus dilalui oleh para WNI sangat tidak mudah, harus melalui sejumlah pemeriksaan dan di tengah jam malam yang berlaku di sana," ujarnya.

Retno mengatakan, Tim KBRI Warsawa sudah bertemu dan menjemput mereka, 4 orang WNI tersebut dan bergabung pula satu tambahan WNI yang sudah tiba dan bertemu tim penjemput di Kota Lviv.

"Kemudian mereka akan dibawa ke safehouse Rzeszow, Polandia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan termasuk PCR. Setelah itu akan dibawa ke Warsawa untuk menunggu kepulangan ke Indonesia," ujarnya.

Retno menegaskan, Pemerintah akan terus berupaya untuk melakukan evakuasi 9 WNI yang masih berada di kota Chernihiv.

 

TERKINI
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem 10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung