Sabtu, 12/02/2022 18:37 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi milik bangsa Indonesia yang merupakan kawah candradimuka kader-kader bangsa.
"Kita lihat kader-kader NU ada di segala lembaga negara. Baik di eksekutif, legislatif, maupun yudikatif dan berbagai partai politik," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah saat hari lahir (Harlah) ke-96 Nahdlatul Ulama (NU), Sabtu (12/2/2022), secara daring.
Bagi Basarah, ini semua menandakan bahwa NU sukses melakukan kaderisasi, dan menjadikan kadernya milik bangsa sebagaimana yang ada di PDIP.
Selain itu, kata Basarah, acara yang dilakukan PDIP dalam memperingati Harlah NU ini dalam rangka melaksanakan ajaran tokoh NU KH. Ahmad Siddiq, yaitu trilogi Ukhuwah.
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem
10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna
71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak
Adapun yang trilogi Ukhuwah adalah ukhuwah islamiah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan dalam ikatan kebangsaan), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia).
"Jadi dalam konteks ini, PDI Perjuangan memperingati harlah NU dalam rangka ukhuwah wathaniyah, persaudaraan kebangsaan kita," kata Basarah.
Keyword : Ahmad Basarah Trilogi KH. Ahmad Siddiq Nahdlatul Ulama