Kamis, 10/02/2022 20:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Demi mewujudkan demokrasi yang inklusif di tengah pandemi Covid-19, Komisi II DPR RI berupaya melaksanakan Pemilu 2024 yang mampu melahirkan para pemimpin Indonesia yang lebih baik.
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal, terlepas dari berbagai potensi konflik yang terjadi, kebhinekaan harus tetap menjadi fokus untuk menghadirkan representasi yang mewakili keragaman Indonesia di dunia politik.
“Semangat demokrasi harus diiringi oleh kesetaraan perwakilan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pemilu 2024 pun tidak menutup kesempatan, terutama untuk perempuan. Hal ini penting untuk menciptakan kebijakan publik yang kaya perspektif, efektif, dan tepat,” katanya saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi II DPR RI dengan Wakil Direktur Eksekutif PUSKAPOL LPPSP FISIP Universitas Indonesia (UI), Wakil Koordinator Maju Perempuan Indonesia (MPI), Pimpinan Koalisi Masyarakat Sipil Kawai Pemilu 2024 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (10/2).
Oleh karena itu, Syamsurizal menekankan, dalam demokrasi, siapapun bisa berpartisipasi dalam politik sesuai perundangan yang berlaku. Sehingga, ia mengapresiasi setiap aspirasi yang disampaikan dan kontribusi yang dilakukan. Baginya, ruang partisipasi politik di Indonesia tidak dibatasi oleh gender maupun daerah.
Kemen PPPA Kawal Pemenuhan Hak Anak Korban Kekerasan Seksual Malang
Kemen PPPA: HAN 2026 Momentum Kolaborasi Hadirkan Ruang Aman bagi Anak
Legislator NasDem Sebut KemenP2MI Sigap Tangani Aduan Pekerja Migran
“Ikhtiar tidak akan mengkhianati hasil. Upaya dan aspirasi ini akan kami pertimbangkan. Sehingga, ke depannya, kita bersama-sama bisa mewujudkan Indonesia sesuai amanat undang-undang,” tandas legislator PPP dari daerah pemilihan (dapil) Riau itu.
Keyword : Warta DPR Komisi II Syamsurizal Pemilu 2024 PPP Covid-19