Pemerintah Harus Tuntaskan Pelanggaran HAM Masa Lalu

Sabtu, 10/12/2016 18:25 WIB

Jakarta  - Perlindungan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia hingga saat ini dinilai masih belum terlaksana dengan baik. Negara bahkan sampai saat ini masih memanjakan para pelanggaran HAM menikmati kekebalan hukum.

Demikian disampaikan Koordinator Kontras, Haris Azhar terkait Hari HAM Internasional yang diperingati setiap setiap tanggal 10 Desember. Pada peringantan hari HAM Internasional yang jatuh pada Sabtu (10/12) ini, Haris mengkritisi pemerintahan Jokowi - JK terkait penegakan hukum terhadap HAM.

Bukan tanpa alasan hal itu ditegaskan Haris. Pasalnya, negara hingga saat ini dinilai belum mampu mengupas tuntas segala kasus pelanggaran HAM di masa lalu.

"Negara hari ini masih memanjakan para pelanggaran HAM menikmati kekebalan hukum. Negara belum menjawab persoalan-persoalan kemanusiaan dan keadilan masyarakat dan korban. Sementara penderitaan dan kekecewaan terus meluas," tegas Haris Azhar dalam keterangannya.

Sebab itu, tegas Haris, negara masih gagal dalam segi penegakan hukum terhadap HAM. Meski demikian, melalui momentum hari HAM Internasional ini, Haris tetap mengingatkan pemerintah untuk merealisasi niatnya untuk melakukan penegakan hukum terkait pelanggaran HAM di masa lalu.

"Semoga masyarakat tetap semangat ketika Negara masih abai HAM," tutur Haris.

 

Keyword : Pelanggaran HAM

TERKINI
UNIFIL Catat 69 Pelanggaran Wilayah Udara Lebanon oleh Israel Harga MinyaKita Bakal Naik, Legislator PKB: Sanksi Tegas bagi Penimbun Shelter Darurat UNRWA Lebanon Overkapasitas Akibat Serangan Israel Hinca Panjaitan Dorong Pengamanan Objek Vital Nasional Masuk RUU Polri