Rumah Sakit Israel Laporkan Kematian Pertama Pasien Omicron

Rabu, 22/12/2021 05:43 WIB

JERUSALEM, Jurnas.com - Sebuah rumah sakit Israel pada Selasa mengkonfirmasi kematian pertama yang diketahui di negara itu dari seorang pasien dengan varian Omicron dari COVID-19. Pasien diketahui sudah menderita berbagai penyakit serius.

Pusat Medis Soroka di Beersheba mengatakan pria itu, berusia enam puluhan, meninggal pada Senin (20/12), dua minggu setelah dia dirawat di bangsal virus corona.

"Mobiditasnya terutama berasal dari penyakit yang sudah ada sebelumnya dan bukan dari infeksi pernapasan yang timbul dari virus corona," katanya dikutip dari Reuters, Rabu (22/12).

Tes PCR menimbulkan kecurigaan bahwa varian Omicron hadir sehingga dikirim untuk analisis DNA, tambah pernyataan itu.

Laporan media Israel dari The Times of Israel dan Ynet mengatakan pasien telah menerima dua dosis vaksin.

Sebelumnya pada Selasa, Kementerian Kesehatan mengatakan setidaknya ada 340 kasus Omicron yang diketahui di Israel.

Pemerintah Israel menyetujui pengurangan kehadiran di kantor sebesar 50 persen untuk pegawai sektor publik, kata kantor Perdana Menteri Naftali Bennett, untuk mendorong lebih banyak pekerjaan jarak jauh.

Kantor Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan dia memerintahkan Komando Depan Rumah militer, yang ditugaskan dengan tindakan anti-pandemi, untuk mempersiapkan kemungkinan 5.000 kasus baru per hari.

TERKINI
Kulit Pisang untuk Tanaman: Pupuk Gratis, Subur Maksimal Terdakwa Chromebook Ngaku Diintimidasi, Kejagung: Silahkan Buktikan Jual Daging Ikan Sapu-Sapu, Warga Cikarang Ditangkap Satpol PP Pemporv DKI Bakal Padamkan Lampu Serentak 3 Kali, Cek Lokasi-Jadwalnya