Selasa, 06/12/2016 14:42 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan, keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) untuk menaikkan harga minyak, bakal sia-sia. Karena tidak diimbangi naiknya permintaan minyak yang disebutnya justru bakal merosot tahun depan.
"Dilihat dari prospek permintaan yang tidak mengalami kenaikan, kemungkinan penguatan dari harga minyak itu akan dilemahkan oleh permintaan. Sehingga harga minyak tidak akan bertahan dalam posisi tinggi dalam waktu lama," ujar Menkeu Sri Mulyani saat menghadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang digelar INDEF di Jakarta, Selasa (6/12).
Mulai 2026, 80 Persen Beasiswa LPDP Difokuskan ke Bidang STEM
Menkeu Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh hingga 8 Persen
Legislator Harap Penurunan Harga Minyak Dunia Berdampak Positif
Keyword : Minyak Dunia Menteri Keuangan