Biden Tunjuk Duet Powel - Brainard Pimpin The Fed

Selasa, 23/11/2021 23:50 WIB

Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden) menunjuk Jerome Powell untuk kembali memimpin Federal Reserve (bank sentral AS) atau The Fed dan melawan rekor lonjakan inflasi Amerika Serikat (AS).

Pencalonan itu, yang diperkirakan akan mendapat konfirmasi dari Senat, mengakhiri spekulasi selama berminggu-minggu. Apakah Biden akan menunjuk gubernur Partai Republik untuk masa jabatan kedua atau menyimak seruan dari anggota sayap kiri Partai Demokrat untuk menggantinya dengan calon lain, misalnya Lael Brainard.

Sebaliknya, Brainard akan menjabat sebagai wakil ketua, kata Biden. Sementara Powell akan tetap di kursi pengemudi The Fed, memimpin kembalinya stimulus pandemi dan kemungkinan awal kenaikan suku bunga tahun depan.

Ketika berbicara bersama Powell dan Brainard di sebuah acara Gedung Putih, Biden memuji gubernur The Fed karena membantu memacu pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari perkiraan setelah keruntuhan ekonomi tahun lalu. Ia menunjukkan kemajuan yang dicapai untuk memulihkan lebih dari 20 juta pekerjaan yang terpukul dampak Covid-19.

"Saya percaya Jay adalah orang yang tepat untuk melihat kami melalui dan menyelesaikan upaya itu, sambil juga mengatasi ancaman inflasi dan apa yang ditimbulkannya terhadap ekonomi dan keluarga kita," kata Biden pada Selasa (23/11/2021).

Powell telah memimpin respons bank sentral terhadap penurunan akibat pandemi besar-besaran, yang membuatnya memangkas pinjaman ke tingkat ke nol dan menggelontorkan likuiditas triliunan dolar ke dalam perekonomian.

Bank sentral telah menarik kembali langkah-langkah itu karena ekonomi telah pulih. Tetapi inflasi juga melonjak, memicu penurunan peringkat persetujuan atas Biden.

Gubernur The Fed dan pemimpin bank sentral lainnya berpendapat gelombang inflasi akan terbukti sementara.

Pihaknya mengatakan, mereka memperkirakan kenaikan suku bunga tidak akan dilakukan setidaknya sampai pertengahan 2022, sambil mengatakan kebijakan mereka dapat mengatasi kesenjangan pekerjaan. Pasalnya, saat ini ras minoritas dan orang-orang yang kurang berpendidikan dipekerjakan lebih sedikit.

Powell berjanji untuk menggunakan instrumen yang ada untuk mendukung ekonomi dan pasar tenaga kerja yang kuat, serta untuk mencegah peningkatan inflasi agar tidak mengakar. 

TERKINI
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem 10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung