Ketua Umum DKN Garda Bangsa: Panglima Baru Sangat Brilian

Jum'at, 05/11/2021 10:26 WIB

Jakarta, Jurnas.com- Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan menilai, pilihan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Pangilma TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun di bulan November ini adalah pilihan yang tepat. Nama Jenderal Andika telah direkomendasikan ke DPR RI untuk selanjutnya dilakukan fit and proper test.

Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB ini mengapresiasi sekaligus mendukung penuh pilihan Jokowi tersebut. Ia mengungkapkan, rekam jejak Jenderal Andika sangat baik dalam hal pendidikan dan juga kepemimpinan di jajarannya TNI AD. Ia menilai, Jenderal Andika sangat layak untuk menjabat Panglima TNI.


"Kami rasa ini pilihan yang tepat dari Presiden. Jenderal Andika merupakan sosok yang sangat pantas dan layak menjabat Panglima TNI. Beliau memiliki rekam jejak yang sangat baik dan patut kami apresiasi. Beliau sangat brilian,” kata Tommy Kurniawan, Kamis (4/11/2021).

“Prestasi beliau juga sangat baik dan tegas dalam memimpin. Begitu pun hubungan internationalnya sangat mumpuni. Ini pilihan tepat Presiden Jokowi,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Tomkur ini berharap, di bawah kepemimpinan Jenderal Andika nanti, TNI baik Angkatan Darat, Laut dan Udara semakin maju dan berkembang dalam segala hal. Mampu melaksanakan dan menjalankan kepemimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Kita menaruh harapan penuh kepada Panglima baru nanti dalam segala aspek keamanan Tanah Air. Terlebih lagi di masa Pandemi Covid-19 ini, semoga Panglima TNI baru nanti terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan negara dan juga menekan penyebaran Covid-19, demi mengembalikan serta membangkitakan ekonomi Indonesia ke depannya,. Kita berharap banyak kepada beliau” tandas Tomkur.

Dijadwalkan DPR RI, Jenderal Andika Perkasa akan menjalani fit and profer test di Gedung DPR RI.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi