Uni Eropa Tunda Dialog Perjanjian Dagang dengan Australia

Jum'at, 01/10/2021 19:22 WIB

Canberra, Jurnas.com - Menteri Perdagangan Australia, Dan Tehan, menyebut pembicaraan perjanjian dagang dengan Uni Eropa telah ditunda, pasca perselisihan negara tersebut dengan Prancis perihal proyek kapal selam.

Pembatalan proyek kapal selam itu membuat Prancis berang, lalu menuduh Australia dan Amerika Serikat menikamnya dari belakang. Paris menarik duta besarnya dari Canberra dan Washington.

Sebagai bentuk solidaritas terhadap Prancis, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen ragu kesepakatan perdagangan dengan Australia akan tercapai.

Tehan menolak berkomentar tentang pembatalan kesepakatan kapal selam sebagai alasan menunda negosiasi. Tapi dia mengkonfirmasi pembicaraan putaran ke-12 yang dijadwalkan pada 12 Oktober ditunda sebulan lagi.

"Saya akan bertemu dengan mitra Uni Eropa saya Valdis Dombrovskis minggu depan untuk membahas putaran negosiasi ke-12, yang sekarang akan berlangsung pada November, bukan Oktober," kata Tehan dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters pada Jumat (1/10).

Komisi Eropa membenarkan bahwa pembicaraan berikutnya ditunda sebulan dari pertengahan Oktober, dengan mengatakan bahwa negosiasi difokuskan pada substansi alih-alih kecepatan.

"Penundaan satu bulan juga akan memungkinkan kami untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik," kata juru bicara.

TERKINI
Iran Diperkirakan Dapat Rp258 Triliun dari Tarif Selat Hormuz Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini Big Match Manchester City vs Arsenal Panaskan Pekan ke-33 Liga Inggris SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa untuk Saling Menguatkan