Akom Dicopot, Setnov Dinilai Picik

Selasa, 22/11/2016 14:27 WIB

Jakarta - Pencopotan Ade Komaruddin (Akom) sebagai Ketua DPR dan digantikan kembali oleh Setya Novanto (Setnov) yang saat ini menjabat Ketua Umum Partai Golkar dinilai sebagai tindakan yang picik.

Politisi Muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, Golkar tidak lagi berada pada posisi sebagai kekuatan politik yang punya visi besar dalam membangun negara.

"Keputusan DPP Partai Golkar yang akan mengganti Ade Komaruddin sebagai Ketua DPR kembali kepada Setya Novanto menunjukkan bahwa kepemimpinan Golkar saat ini sangat picik," kata Doli, Jakarta, Selasa (22/11).

Menurutnya, cara pengambilan keputusan itu selalu kontroversial, mengedepankan kepentingan jangka pendek, serta menimbulkan spekulasi adanya pengaruh kekuatan dan kepentingan di luar partai bahkan di luar kepentingan negara.

"Langkah-langkah politik yang diambil lebih pada berorientasi pribadi, kelompok, dan konspiratif," tegasnya.

TERKINI
Polda Metro Jaya Hormati Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Gedung Pemkab Lamongan Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS Putusan Praperadilan, Hakim Perintahkan Polda Metro Usut Kasus Andrie Yunus