Jum'at, 03/09/2021 20:18 WIB
Damaskus, Jurnas.com - Militer Suriah berhasil menembak jatuh sebagian besar rudal Israel, yang menyasar titik di dekat Damaskus pada Jumat (3/9). Pertahanan udara Suriah mencegah jatuhnya korban jiwa di negara tersebut.
Dikutip dari Reuters yang melansir media pemerintah Suriah, hanya kerusakan material akibat serangan yang diluncurkan pada pukul 1.26 dini hari itu. Ini merupakan serangan kedua dalam kurun waktu dua minggu terakhir.
Tentara Israel mengatakan sebuah rudal permukaan-ke-udara, yang diluncurkan dari wilayah Suriah menuju ruang udara Israel, meledak di atas Laut Mediterania. Penduduk Israel menemukan beberapa pecahan proyektil di darat.
Ledakan juga terdengar di Lebanon, dari wilayah udara mana serangan itu diluncurkan, menurut keterangan sumber keamanan Libanon.
Iran Sebut Perdamaian dengan AS Belum Pernah Sedekat Ini
Menlu Iran Sebut Kesepakatan dengan AS Tinggal Selangkah Lagi
Inggris, Australia, dan Kanada Kucurkan Dana Dukung Solusi Dua Negara
Israel selama beberapa tahun telah meningkatkan serangan terhadap milisi terkait Iran di Suriah, di mana pasukan yang didukung Teheran termasuk Hizbullah Lebanon telah menempatkan kehadirannya, untuk membantu Presiden Bashar al-Assad dalam konflik Suriah yang meletus di 2011.
Kementerian Luar Negeri Suriah meminta Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan untuk menghentikan dan mengutuk serangan Israel di Suriah. Dikatakan dalam sebuah surat kepada keduanya bahwa serangan terbaru melanjutkan "serangkaian pelanggaran dan kejahatan oleh Israel" terhadap Suriah.
"Musuh Israel melakukan agresi udara dari arah tenggara Beirut, menargetkan beberapa titik di sekitar kota Damaskus," kata sumber militer Suriah.
Suriah terakhir melaporkan serangan udara Israel pada 19 Agustus, yang dikatakan menargetkan daerah dekat Damaskus dan Homs.
Keyword : Rudal Israel Suriah Timur Tengah