Kunjungan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan rudal ke negara tetangga Uni Emirat Arab (UEA) oleh Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman.
Sumbangan tersebut diserahkan langsung oleh Marketing Deputy Wacoal Indonesia Melinda, kepada Ketua YKPI Linda Agum Gumelar, pada Senin (11/2) di Rumah Singgah YKPI, yang beralamat di Jalan Anggrek Neli Murni Nomor A38, Slipi, Jakarta Barat.
Mereka mengungkap ada banyak kejanggalan dalam dokumen itu salah satunya adalah kalimat yang digunakan dalam dokumen yang disebut `rahasia` itu. Mulai dari bahasa yang digunakan hingga belum terjadinya pembelian pesawat tersebut oleh Indonesia.