Garuda dilanda badai keuangan akibat salah kelola di masa lalu yang mengakibatkan utang perusahaan membengkak lebih dari Rp140 triliun
Badai salju membuat jalan raya utama di selatan ibu kota negara itu tidak dapat dilalui, membuatnya dan ribuan pengendara lainnya terdampar, tanpa makanan dan air dalam cuaca dingin yang membeku.