Indonesia membutuhkan pemilihan yang diselenggarakan secara berkala.
Sudah konsekuensi bagi negara ini dengan Pemilu yang berbiaya mahal. Karena kita meniru sistem Presidensil dengan pola demokrasi Barat dimana semua dilakukan melalui pemilihan langsung.
Pemerintah Indonesia menjadi anggota Reguler Governing Body International Labour Organization (ILO) yang memiliki hak suara dalam pemilihan Direktur Jenderal ILO, serta kepentingan besar dalam proses pemilihan, sehingga perlu mengikutinya secara seksama.
Direktur Lembaga Studi Visi Nusantara (LS-Vinus), Deni Gunawan, menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses Fit and Proper Test (FPT) calon Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang dilakukan oleh Komisi II DPR RI.