Dijelaskan Hasrul bahwa walaupun DKI Jakarta bukan sentra produksi pertanian, namun banyak pelaku usaha atau eksportir hilirisasi produk pertanian.
Angka tawuran di Jakarta turun 49 persen.
Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku saku `Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat` melalui tautan http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir.