Ketetapan HPP diberlakukan untuk menjaga harga gabah atau beras di tingkat petani tidak anjlok.
Petani bagaimana pun dipaksa untuk menanam kedelai tanpa adanya jaminan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang jelas tidak akan melirik tanaman subtropis tersebut.
Massa menuntut perbaikan harga ayam hidup (Live Bird/LB) yang selama ini jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah (HPP) Rp18.500 – 19.000 per kg.
Bulog tidak boleh menyerap gabah kering petani dibawah harga pembelian pemerintah (HPP) Rp4.070.
Penetapan HPP menjadi intervensi pengawasan harga dasar.
Pada masa panen ini, Bulog menyerap gabah dan beras petani untuk menjaga harga gabah di tingkat petani tidak jatuh di bawah HPP.
HPP gabah menjadi Rp3.700, tapi sejak tiga tahun itu belum naik-naik.