Kerusuhan dimulai pada 15 November setelah pemerintah Republik Islam, salah satu produsen minyak terbesar OPEC, mengumumkan menaikkan harga bensin.
Salah satu cara menggenjot produksi adalah melakukanukan tabela (tanam benih langsung, Resld) padi gogo pada saat musim gadu dan disaat air terbatas.
Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku saku `Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat` melalui tautan http://tiny.cc/bukusakusiagabanjir.