Kasus ini bermula dari keluhan DIS, perusahaan Brazil yang memiliki 40 persen hak-hak Neymar ketika ia masih membela Santos.
Kekalahan itu menjadi pukulan menyakitkan bagi Neymar, pasalnya saat ini dirinya menjadi kandidat peraih Ballon d`Or dan menjuarai Liga Champions adalah salah satu modal.
Ketinggalan 3-0 pada leg pertama di Turin, menurut Neymar, tak membuat harapan menjadi hilang.