Penemuan ini datang dari analisis data gempa Mars yang dikumpulkan oleh misi InSight milik NASA. Wahana ini merekam getaran bawah permukaan selama empat tahun, sebelum akhirnya berhenti beroperasi akibat tertutup debu.
Berbeda dengan gerhana bulan, Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, sehingga sebagian atau seluruh cahaya Matahari terhalang.
Selama ini, buku-buku pelajaran mengajarkan bahwa Bumi terdiri dari empat lapisan utama: kerak, mantel, inti luar, dan inti dalam. Namun, riset terbaru dari Australian National University mengindikasikan adanya lapisan kelima tersembunyi di dalam inti dalam itu sendiri.
Dalam dua bulan terakhir, rentetan gempa kecil terjadi di sekitar jalur Sesar Lembang, Jawa Barat. Meski belum menimbulkan kerusakan, fenomena ini menjadi sinyal awal meningkatnya aktivitas seismik di patahan aktif tersebut.
Mengenal PBB-P2, Pajak yang Memantik Protes Massal di Pati