Penelitian dari Tulane School of Medicine menemukan bahwa parasit ini menghasilkan molekul khusus yang menekan aktivitas neuron TRPV1+, jenis saraf sensorik yang berperan dalam mendeteksi panas, gatal, nyeri, hingga ancaman biologis seperti patogen dan alergen. TRPV1+ juga berperan dalam memicu respon imun.
Sebuah tinjauan ilmiah terbaru mengungkap bahwa tujuh bahan alami yang dikenal sebagai superfood global—mulai dari jamur hingga rempah dan buah beri—memiliki potensi besar dalam memperkuat sistem imun dan melawan penyakit kronis dengan cara menekan stres oksidatif.
Meskipun belum dipastikan apakah bakteri ini berbahaya, kaitannya dengan Niallia circulans—spesies yang dapat menyebabkan infeksi serius pada individu dengan sistem imun lemah—menjadi perhatian. Para ilmuwan tengah membandingkan keduanya untuk melihat perbedaan genetik, ketahanan terhadap radiasi, dan tingkat virulensinya.
Sebuah tinjauan ilmiah terbaru mengungkap bahwa mikrobioma usus—kumpulan triliunan bakteri baik di dalam perut—berperan penting dalam memperkuat sistem imun, menjaga stabilitas genetik, dan bahkan memperlambat proses penuaan.
Superfood buah beri telah menjadi pusat perhatian dalam berbagai studi ilmiah karena manfaatnya yang luas bagi kesehatan otak, jantung, sistem imun, bahkan potensi memperpanjang usia.
Setiap 10 Mei, dunia memperingati Hari Lupus Sedunia atau world lupus day sebagai bentuk solidaritas global terhadap jutaan orang yang hidup dengan lupus.
Salah satu faktor penting dalam proses pemulihan penderita TBC adalah asupan gizi. Menurut para ahli kesehatan, makanan bergizi seimbang sangat krusial dalam memperkuat sistem imun dan membantu tubuh melawan infeksi.
Baru-baru ini, penelitian ilmiah semakin mengonfirmasi bahwa jamur memang memiliki nilai lebih dari sekadar kelezatan kuliner, terutama dalam memperkuat sistem imun tubuh.