Secara keseluruhan, AS menyumbang sekitar 42 juta ton sampah plastik pada 2016, lebih dari dua kali lipat China dan lebih dari gabungan negara-negara Uni Eropa, menurut analisis tersebut.
Safrizal menuturkan, berbagai kota besar di dunia, termasuk Indonesia, berlomba-lomba menerapkan TI dalam berbagai pelayanannya, mulai dari administrasi, transportasi, kesehatan, hingga pengelolaan sampah.