Perang dapat memiliki dampak yang lebih luas, termasuk dengan mengancam ketahanan pangan global dengan menyebabkan harga naik dan menghambat penanaman tanaman, terutama gandum.
Rusia menyebut tindakannya sebagai operasi militer khusus untuk "mendenazifikasi" negara itu dan telah meminta bantuan militer dan ekonomi dari Beijing, menurut pejabat AS.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong ragam produk kuliner di Indonesia berjaya di pasar global.
Sejumlah program pemerintah seperti PKH, bantuan sosial serta JKN belum mampu membuat masyarakat miskin mandiri dan keluar dari kemiskinannya.
Sanksi Barat telah membekukan hampir setengah dari cadangan emas dan mata uang asingnya.
Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dari Jakarta dilakukan untuk pemerataan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi tidak terpusat di Pulau Jawa, khususnya di Jakarta.