Jepang, yang sebelumnya mengandalkan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, menyetujui vaksin AstraZeneca pada bulan Juli dan telah mendapatkan 2 juta dosis.
Itu terjadi sehari setelah Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan sedang menyelidiki kematian dua pria yang menerima suntikan dari vaksin Moderna yang tercemar, meskipun penyebab kematian mereka tidak diketahui.