Haji Lulung menyebut penggusuran warga DKI Jakarta yang diikuti pembangunan rumah susun (rusun) sangat erat kaitannya dengan upaya pencitraan Gubernur DKI Jakarta.
Sebelumnya juga ramai persoalan visa yang belum terbit dari calhaj asal Jateng DIY. Sebanyak 9.124 calhaj asal Jateng DIY tersebut belum menerima visa.