Platform WhatsApp yang diduga disalahgunakan untuk mendistribusikan eksploitasi seksual komersial anak telah diamankan oleh aparat keamanan kepolisian
Keberadaan WhatsApp sebagai wahana interaksi berhasil dimanfaatkan para tokoh nasional lintas usia untuk membentuk Rumah Amanah Rakyat.
Hakim menganggap WhatsApp menolak mematuhi perintah menyerahkan informasi pengguna, namun WhatsApp mengatakan mereka tidak memiliki akses.
Foto pejabat narsis bernama Somya Gurjar itu, pertama kali muncul di WhatsApp, yang diambil ketika para anggota Komisi Perempuan Rajasthan bertemu dengan korban di kantor polisi.