Menurut pendukung garis keras Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini, pasangan Prabowo-Jokowi sangat ideal memimpin Indonesia, karena dua tokoh bangsa ini bisa menyatukan perpecahan yang selama ini terjadi.
Hindari Perpecahan Golkar
Jadi Anies bagian dari meraih simpati di internal Partai Golkar, dalam rangka mendorong gerakan Airlangga lebih realistis.
Baliho dan videotron Airlangga tidak membuahkan hasil
Keliling Jatim dalam tiga bulan
Pak LaNyalla tokoh independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun sehingga tingkat penerimaannya lebih terbuka.
Sikap pak Mekeng itu kan atas dasar keprihatinan karena elektabilitas ketua umum kami (Airlangga Hartarto-Red) yang menurun dan sluit beranjak. Fakta itu kan berdasarkan lembaga-lembaga survei. Karena ketua umum kami tidak bisa bersaing dengan Pak Prabowo, Ganjar Pranowo, itu memprihatinkan sekali.