Bamsoet menjelaskan, pemerintah bisa memanfaatkan Dana Abadi Kebudayaan, yang menurut laporan Kementerian Keuangan pada April 2021, jumlahnya sudah mencapai Rp 1 triliun.
Santri penopang kekuatan ekonomi baru
BUMN-BUMN yang disuntik dana tersebut masih terus merugi karena memang manajemennya yang buruk sehingga tidak mampu mengelola BUMN dengan baik.