Sayangnya, produktivitas pala di Indonesia masih sangat rendah hanya sekitar 0,5 ton/hektare. Padahal dari beberapa varietas yang telah dilepas Kementerian Pertanian (Kementan), pala memiliki potensi hasil 3,7 ton/ha.
Pelaku UMKM merupakan pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi bangsa, karena memberikan kontribusi sebesar 60 persen terhadap perekonomian nasional, dan sektor perpajakan menyumbang sekitar 85 persen terhadap pembiayaan perekonomian di Indonesia.