Film yang didukung AS They Are Us telah memicu reaksi keras di kalangan Muslim Selandia Baru, dengan para pemimpin masyarakat mengecam proyek tersebut karena mendorong narasi "penyelamat kulit putih".
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya menyampaikan, literasi dan narasi dari nilai-nilai kebangsaan sangat penting untuk dihidupkan kembali.