https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ada Covid-19, Tingkat Kehadiran UTBK Tahun Ini Tetap Tinggi

Redaksi | Rabu, 15/07/2020 19:44 WIB



Dia menyebut dari 558.107 peserta yang terjadwal mengikuti tes tahap pertama di seluruh pusat UTBK, jumlah yang hadir sebanyak 519.070 peserta, atau 93,01 persen dari jumlah keseluruhan. Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan tingkat kehadiran peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahap pertama tahun ini tetap tinggi, meskipun digelar di tengah pandemi Covid-19.

Dia menyebut dari 558.107 peserta yang terjadwal mengikuti tes tahap pertama di seluruh pusat UTBK, jumlah yang hadir sebanyak 519.070 peserta, atau 93,01 persen dari jumlah keseluruhan.

"Menurut hemat kita sangat tinggi (persentasenya), bahkan jika dibandingkan tahun 2019 lalu yang angkanya sampai dengan 11,1 persen ketidakhadirannya," kata Nasih dalam konferensi pers daring pada Rabu (15/7) di Jakarta.

Baca juga :
Covid-19 Meningkat, Legislator PKB Dorong Kemenkes Tingkatkan Hal Ini

"Jadi sebagai perbandingan pada tahun 2019 ketidakhadirannya mencapai 11,1 persen, itu artinya kehadirannya hanya di angka 88,9 persen. Sekarang kehadirannya justru 93,01 persen," sambung dia.

Di beberapa pusat UTBK, lanjut Nasih, tingkat kehadiran bahkan mencapai 97,76 persen yakni di pusat UTBK UPV Veteran Jakarta. Di tempat lain, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta tingkat kehadiran sebesar 97,44 persen.

Baca juga :
Covid-19 Meningkat di Asia, Ketua DPR Minta Pemerintah Waspada dan Tak Lengah

"Kemudian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tangerang juga cukup banyak 97,33 persen. ISBI Bandung 97,17 persen. Dan yang tidak kalah menariknya adalah tingkat kehadiran untuk di pusat UTBK UI mencapai 96,91 persen," papar Nasih.

Nasih melanjutkan, sepanjang pelaksanaan UTBK tahap pertama, terdapat sejumlah pusat UTBK yang harus direlokasi ke tahap kedua antara lain pusat UTBK Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan pusat UTBK UIN Jakarta.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Kebiasaan Hidup Sehat Sikapi Merebaknya Covid-19 di Sejumlah Negara

"Di Unsri (Universitas Sriwijaya) untuk lokasi di UIN Palembang kita lakukan relokasi dikarnakan tidak ada atau belum keluarnya izin dari Satgas Covid-19. Tentu lagi-lagi kami sepenuhnya mengikuti arahan atau petunjuk dari Satgas Covid-19 setempat untuk bisa melaksanakan ini lebih baik lagi," kata dia.

Sementara Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nizam, mengapresiasi pelaksanaan UTBK tahap pertama yang berjalan lancar.

Dia menyebut protokol kesehatan yang diberlakukan masing-masing pusat UTBK untuk mencegah penularan Covid-19 juga berlangsung sangat ketat.

Karenanya, dia berharap supaya keberhasilan menyelenggarakan UTBK tahap pertama bisa berlanjut ke tahap kedua yang 20-29 Juli mendatang.

"Gelombang kedua juga tidak kalah kompleks karena penyelenggaraannya mungkin bisa lebih banyak tempatnya," tandas Nizam.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

UTBK Mohammad Nasih Covid-19 LTMPT

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777