https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Rilis Puing-puing Pesawat Tak Berawak AS

Supianto | Jum'at, 21/06/2019 20:47 WIB



Komandan kedua Pangkalan Udara Khatam al-Anbia Iran, Brigadir Jenderal Qader Rahimzadeh, mengatakan, Iran mengeluarkan beberapa peringatan sebelum menembak jatuh pesawat itu. Iran rilis puing-puing pesawat tak berawak Amerika Serikat. (Foto: IRIB News Agency)

Teheran, Jurnas.com - Pemerintah Iran merilis foto puing-puing pesawat mata-mata Amerika Serikat (AS) yang ditembak jatuh pada Kamis (20/6) pagi setelah menyusup ke wilayah udara Iran.

IRGC Aerospace Force menunjukkan bagian-bagian dari pesawat tak berawak yang hancur pada Jumat siang, menyangkal klaim AS bahwa UEA terbang di atas perairan internasional, dan tidak melanggar wilayah udara Iran.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah menembak jatuh pesawat tak berawak Washington setelah menerobos wilayah udara Teheran.

Baca juga :
Iran Protes Uni Eropa Soal Program Nuklir dan Sengketa Pulau

Komandan kedua Pangkalan Udara Khatam al-Anbia Iran, Brigadir Jenderal Qader Rahimzadeh, mengatakan, Iran mengeluarkan beberapa peringatan sebelum menembak jatuh pesawat itu.

 

Baca juga :
PHK Massal Pegawai Federal Segera Dilakukan Jika Trump Gagal Negosiasi

"Peringatan terakhir dikeluarkan pada jam 3:55, sepuluh menit sebelum penembakan," kata Komandan Dirgantara IRGC Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, saat Teheran mempublikasikan  puing-puing drone itu di Teheran, Jumat (21/6).

Presiden AS, Donald Trump awalnya mengeluarkan serangkaian ancaman bencana, bersikeras bahwa RQ-4 Global Hawk terbang di atas perairan internasional ketika dijatuhkan oleh rudal Iran.

Baca juga :
Mandat Presiden, Mensos Ajak Kepala Daerah Ikut Mutakhirkan DTSEN

Namun, koordinat GPS yang dikeluarkan oleh Iran menempatkan drone itu delapan mil dari pantai negara itu, di dalam 12 mil laut dari pantai, yang merupakan perairan teritorial Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi sebelumnya mengatakan kepada utusan Swiss bahwa "ada bukti tak terbantahkan tentang keberadaan pesawat tak berawak ini di wilayah udara Iran dan bahkan beberapa bagian reruntuhannya telah diambil dari perairan teritorial Iran."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Iran Amerika Serikat Irak Timur Tengah Donald Trump

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777