https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

China Pangkas Bea Masuk Mobil AS 25 Persen

Supianto | Sabtu, 15/12/2018 07:30 WIB



Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China mengatakan, pekan ini pemerintah berencana menghapus bea masuk 25 persen mobil impor dari AS selama tiga bulan. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump bersama Presiden China, Xi Jinping (Foto: Thomas Peter/Reutes)

Beijing - Pemerintah Tiongkok berencana memangkas lagi bea masuk kendaraan buatan Amerika Serikat (AS), di tengah kekhawatiran konsumen Beijing mengendor menyusul perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung.

Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China mengatakan, pekan ini pemerintah berencana menghapus bea masuk 25 persen mobil impor dari AS selama tiga bulan, mulai 1 Januari, Harian Rakyat dan media pemerintah lainnya melaporkan, Jumat (14/12)

Pada Juli, Negeri Tirai Bambu itu mengurangi bea masuk mobil AS dari 25 menjadi 15 persen, tetapi karena sengketa perdagangan berlanjut, bea masuk 25 persen kembali dikenakan, yang menyebabkan bea masuk 40 persen untuk mobil.

Baca juga :
Joe Biden Umumkan Pembatasan Investasi AS di China

Menurut kebijakan terbaru, pemerintah China akan menangguhkan hukuman 211 "item impor" AS dalam industri otomotif. Pemangkasan tarif dilakukan setelah pertemuan 1 Desember di Buenos Aires antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping.

Kedunya, Trump dan Xi setuju melakukan genjatan tarif dan melakukan proses negosiasi perdagangan 90 hari ke depan. Pemerintah Gedung Putih mengamini menunda hingga 1 Maret bea masuk 25 persen untuk barang-barang China senilai USD200 milar.

Baca juga :
Hubungan Perdagangan Mencair, China akan Cabut Tarif Jelai Australia

Keputusan itu dapat diterima di antara produsen AS dan untuk perusahaan seperti BMW dan Daimler Jerman yang mempertahankan pabrik di Paman Sam.

Menurut CNN, ekspor mobil penumpang buatan AS ke China turun USD2,4 miliar, atau 30 persen, dalam sembilan bulan pertama 2018.

Baca juga :
AS Peringatkan Perusahaan atas UU Antispionase China yang Baru

Nikkei melaporkan, sentimen konsumen pada Jumat melemah di ekonomi terbesar kedua di dunia di tengah kekhawatiran perang perdagangan yang sedang berlangsung. Pertumbuhan konsumsi November turun dari perkiraan pasar dan turun dari Oktober.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Dagang China China Pangkas Bantuan Bea Cukai Mobil

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777