https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Scott Morrison Dilantik sebagai PM Australia

Mutiul Alim | Sabtu, 25/08/2018 09:30 WIB



Morisson secara resmi dilantik sebagai perdana menteri ke-30 Australia Jumat malam dalam sebuah upacara di ibukota. Perdana Menteri Australia Scott Morisson (Foto: AFP)

Canberra - Scott Morrison dilantik sebagai perdana menteri ketujuh Australia dalam kurun waktu 11 tahun, pada Jumat (24/8) malam kemarin, pasca mundurnya Malcolm Turnbull akibat kehilangan dukungan partai.

Mantan Menteri Dalam Negeri Peter Dutton, mantan perwira polisi dan sayap kanan menjadi kekuatan pendorong di balik penggulingan Turnbull, tak lama setelah Partai Liberal melawan kebijakan moderatnya.

Morrison, yang sebelumnya melayani Turnbull sebagai bendahara, memenangkan suara partai 45-40. Ia secara resmi dilantik sebagai perdana menteri ke-30 Australia Jumat malam dalam sebuah upacara di ibukota.

Baca juga :
Perseteruan Keluarga David Beckham, Romeo dan Pacarnya Kim Turnbull Putus

Sementara posisinya sebagai bendahara, digantikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Josh Frydenberg, yang juga terpilih sebagai wakil pemimpin Liberal.

"Tugas kita ialah memastikan bahwa kita tidak hanya membawa partai kita kembali bersama, yang telah memar dan babak belur minggu ini, tapi memastikan kita membawa Parlemen kembali bersama, bahwa kita dapat terus bekerja untuk memastikan bahwa negara kita tetap berdekatan," kata Morisson dalam pidatonya.

Baca juga :
PM Australia Protes Keras Pembebasan Baasyir

Dia mengatakan prioritas utamanya adalah membantu para petani di New South Wales berjuang melewati salah satu kekeringan terburuk dalam setengah abad terakhir.

"Ini adalah kebutuhan kami yang paling mendesak dan mendesak saat ini," ujar Morrison.

Baca juga :
PM Baru Australia Temui Jokowi Pekan Ini

Sebelumnya, Turnbull menggunakan konferensi pers terakhirnya untuk mengungkap biang pemberontak yang ada di partainya.

"Ada pemberontakan yang ditentukan dari sejumlah orang di partai dan didukung oleh suara-suara, suara-suara yang kuat, di media," katanya kepada wartawan, mengacu pada perusahaan berita konservatif milik Presiden Rupert Murdoch.

"Itu digambarkan sebagai kegilaan oleh banyak orang, dan ... sejauh ada kekacauan minggu ini, itu telah diciptakan oleh para perusak," ungkap Turnbull.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Australisa Morisson Turnbull

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777