https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Usai Qatar, Giliran Saudi Usir Atase dan Staf Kedubes Iran

Mutiul Alim | Minggu, 22/03/2026 13:26 WIB



Arab Saudi memberikan tenggat waktu selama 24 jam ke depan kepada seorang asisten atase pertahanan dan tiga staf Kedutaan Besar Iran untuk meninggalkan Riyadh. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al-Saud (Foto: Reuters/Ahmed Yosri)

Riyadh, Jurnas.com - Arab Saudi memberikan tenggat waktu selama 24 jam ke depan kepada seorang asisten atase pertahanan dan tiga staf Kedutaan Besar Iran, untuk meninggalkan negara tersebut.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu (22/3), Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan pihaknya mengutuk serangan terhadap negara-negara yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk.

"Serangan Iran merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap semua konvensi internasional yang relevan, prinsip-prinsip bertetangga baik, dan penghormatan terhadap kedaulatan negara," demikian pernyataan Saudi dikutip dari Middle East Monitor.

Baca juga :
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Gempur Situs Rudal Iran

"Mereka juga melanggar Perjanjian Beijing, Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 2817, dan bertentangan dengan persaudaraan Islam serta nilai-nilai dan prinsip-prinsip agama Islam yang selalu diutarakan oleh pihak Iran, yang menegaskan bahwa itu hanyalah kata-kata belaka dan tidak tercermin dalam tindakan," Kemlu Saudi menambahkan.

Dikatakan, serangan-serangan Iran akan berdampak serius terhadap hubungan bilateral saat ini maupun masa depan. Karena itu, pengusiran ini menjadi langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan negara.

Baca juga :
Jerman Pertimbangkan Ikut Misi Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz

Langkah ini juga menjadikan Arab Saudi sebagai negara kedua yang mengambil langkah serupa sejak perang dimulai pada awal Maret lalu. Sebelumnya, Qatar mengusir atase militer dan keamanan Iran, setelah rudal Teheran menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas gas alam cair (LNG) Ras Laffan.

Diketahui, permusuhan di kawasan Teluk kian meningkat. Menanggapi serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal berulang kali yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Baca juga :
Irak Kecam Keras Serangan Drone ke Kedubes AS di Baghdad
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Israel vs Iran Saudi Usir Atase Iran Konflik Timur Tengah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777