https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pencairan Utang Dijegal Parlemen, IMF Khawatirkan Ukraina

Mutiul Alim | Selasa, 17/03/2026 15:49 WIB



Dana Moneter Internasional (IMF) khawatir dengan situasi di Ukraina, dan kemampuan negara tersebut untuk terus menerima paket bantuan senilai US$8,1 miliar. Logo Dana Moneter Internasional (IMF) terlihat di luar gedung kantor pusat di Washington, AS, 4 September 2018. REUTERS/Yuri Gripas/File Photo

Washington, Jurnas.com - Dana Moneter Internasional (IMF) khawatir dengan situasi di Ukraina, dan kemampuan negara tersebut untuk terus menerima paket bantuan senilai US$8,1 miliar. Sebab, pencairan dana tersebut dijegal anggota parlemen.

Parlemen Ukraina memiliki waktu hingga akhir Maret untuk mengesahkan serangkaian amandemen legislatif yang akan menaikkan pajak bagi bisnis dan rumah tangga di bawah program pinjaman empat tahun terbaru yang disetujui pada Februari.

Namun, para anggota parlemen sejauh ini gagal membahas beberapa perubahan yang diminta oleh IMF sebagai bentuk penentangan terhadap Presiden Volodymyr Zelensky, yang berpotensi melumpuhkan parlemen.

Baca juga :
Zelensky: Pelonggaran Sanksi AS ke Rusia Bukan Keputusan Tepat

Langkah-langkah tersebut sangat tidak populer di kalangan masyarakat umum pada tahun kelima perang, tetapi harus diadopsi untuk membuka sisa pendanaan. Sementara itu, Kyiv telah menerima US$1,5 miliar dari program terbaru tersebut.

"Saya dapat mengatakan bahwa saya prihatin," kata Perwakilan Tetap IMF di Ukraina, Priscilla Toffano dikutip dari Bloomberg pada Selasa (17/3).

Baca juga :
Deportasi Anak-anak Ukraina, Rusia Lakukan Kejahatan Perang

Staf IMF, yang dipimpin oleh kepala misi Gavin Gray, dijadwalkan bertemu dengan anggota parlemen Ukraina mulai 18 Maret. Lembaga pemberi pinjaman yang berbasis di Washington ini adalah donor asing terbesar kedua bagi Kyiv.

Ketegangan terbaru terjadi ketika Ukraina berisiko kehabisan uang dalam beberapa bulan setelah Hungaria dan Slovakia memveto paket pinjaman Uni Eropa senilai lebih dari €90 miliar (S$132,14 miliar) dalam sengketa pasokan minyak.

Baca juga :
Rudal Rusia Ledakkan Apartemen di Ukraina, 10 Orang Tewas

Dalam skenario terburuk, bank sentral tampaknya harus memberikan pinjaman langsung kepada Kementerian Keuangan untuk membantu menutupi kekurangan tersebut, seperti yang dilakukan pada tahun pertama invasi skala penuh.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Utang IMF Paket Bantuan Ukraina Perang Rusia vs Ukraina

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777