https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Perang Meluas, Rudal Israel Serang Hizbullah di Lebanon

Mutiul Alim | Senin, 02/03/2026 17:28 WIB



Israel melancarkan serangan udara baru yang menargetkan Iran dan memperluas ofensifnya dengan menyerang militan Hizbullah di Lebanon Israel menyerang Lebanon dengan menargetkan Hizbullah (Foto: Reuters)

Beirut, Jurnas.com - Israel melancarkan serangan udara baru yang menargetkan Iran dan memperluas ofensifnya dengan menyerang militan Hizbullah yang didukung Teheran di Lebanon pada Senin (2/3).

Israel menyebut pihaknya menyerang lokasi yang terkait dengan Hizbullah, salah satu sekutu utama Iran di Timur Tengah, setelah kelompok itu mengatakan telah meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel sebagai balasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Kantor berita negara Lebanon NNA melaporkan sedikitnya 31 orang tewas dan 149 luka-luka dalam serangan yang menargetkan pinggiran selatan Beirut yang dikuasai Hizbullah. Israel juga menyatakan telah menyerang tokoh senior kelompok tersebut.

Baca juga :
Harga Minyak Mentah Melonjak pasca Meluasnya Perang AS vs Iran

Israel juga melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran. Ledakan terdengar di berbagai wilayah Teheran. Serangan di kota Sanandaj, Provinsi Kurdistan barat Iran, menewaskan sedikitnya tiga orang, menurut media pemerintah.

Tak lama setelah pukul 07.00 waktu setempat, sirene serangan udara berbunyi di seluruh Israel, termasuk di Tel Aviv dan Yerusalem, memperingatkan adanya serangan baru dari Iran.

Baca juga :
Situasi Timteng Makin Memanas, Kemenhaj Imbau Keberangakatan Umrah Ditunda

Dikutip dari Reuters, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam pernyataannya menyebut gelombang rudal tersebut menargetkan kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, serta pusat militer dan keamanan di Haifa dan wilayah Yerusalem Timur. Mereka menyatakan serangan akan diperluas dan sirene serangan udara di Israel tidak akan pernah berhenti.

Perang juga meluas hingga ke kawasan Teluk dan Siprus. Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya mencegat drone bermusuhan, sementara Kedutaan Besar AS di negara Teluk itu mengeluarkan peringatan bagi warga untuk berlindung akibat ancaman rudal dan drone.

Baca juga :
Organisasi AWG Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran

Saksi mata melaporkan kehadiran besar aparat keamanan, ambulans, dan mobil pemadam di sekitar Kedutaan AS. Ledakan keras juga terdengar di Dubai, ibu kota Qatar Doha, serta Samha, sekitar 50 kilometer dari Abu Dhabi.

Serangan drone menghantam pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Akrotiri, Siprus, semalam, menyebabkan kerusakan terbatas tanpa korban jiwa. Ini merupakan serangan pertama terhadap pangkalan tersebut sejak 1986 dan menandai eskalasi tajam konflik.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan dewan kepemimpinan yang terdiri dari dirinya, kepala peradilan, dan seorang anggota Dewan Garda sementara mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi.

Sementara itu, Ali Larijani, penasihat mendiang Khamenei, mengatakan Iran tidak akan bernegosiasi dengan Trump dan menyebut Presiden AS itu memiliki “ambisi delusional” serta kini khawatir terhadap potensi korban dari pihak Amerika.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Serangan Israel Lebanon Konflik Timur Tengah

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 19:04 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777