https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Rusia: Trump dan Israel Seret Timur Tengah ke Jurang Konflik

Mutiul Alim | Sabtu, 28/02/2026 21:35 WIB



Rusia mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Israel atas serangan terhadap Iran, yang dinilai sebagai tindakan tidak bertanggung jawab Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: Sputnik dan REUTERS)

Moskow, Jurnas.com - Rusia mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Israel atas serangan terhadap Iran, yang dinilai sebagai tindakan tidak bertanggung jawab, dan berisiko menjerumuskan Timur Tengah ke dalam jurang eskalasi tak terkendali.

AS dan Israel sebelumnya meluncurkan serangan ke Iran yang menargetkan kepemimpinan negara tersebut. Trump menyatakan operasi itu bertujuan mengakhiri ancaman keamanan terhadap AS dan membuka peluang bagi rakyat Iran untuk menggulingkan para pemimpinnya.

"Washington dan Tel Aviv sekali lagi memulai petualangan berbahaya yang dengan cepat membawa kawasan itu semakin dekat ke bencana kemanusiaan, ekonomi, dan mungkin juga bencana radiologis," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Rusia dikutip dari Reuters pada Sabtu (28/2).

Baca juga :
Parlemen: Iran Siap untuk Semua Skenario, Termasuk Gugurnya Khamenei

Menurut pernyataan tersebut, eskalasi yang tidak terkendali di Timur Tengah justru mendorong negara-negara lain, terutama di kawasan, untuk memperoleh sarana pertahanan yang lebih serius terhadap ancaman yang muncul.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, turut menyindir Trump. Dia menyatakan perundingan dengan Iran sebelumnya hanya menjadi kedok sebelum operasi militer dilancarkan.

Baca juga :
Serangan Iran di UEA Tewaskan Tiga Orang, 58 Lainnya Luka

Medvedev juga mempertanyakan daya tahan strategis Amerika Serikat dengan membandingkan usia negara tersebut yang relatif muda, sekitar 249 tahun, dengan peradaban Persia yang telah berdiri lebih dari 2.500 tahun. Dia menyiratkan bahwa waktu akan menjadi faktor penentu dalam konflik yang berkembang.

Pernyataan keras dari Moskow ini menambah daftar negara besar yang menyoroti risiko eskalasi lebih luas di kawasan, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Baca juga :
Paus Leo Minta Pihak Terlibat Hentikan Peperangan di Timur Tengah
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Rusia Serangan Israel Konflik Timur Tengah

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 17:22 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777