https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jadwal Penerbangan Kacau Balau Buntut Perang AS-Israel vs Iran

Mutiul Alim | Sabtu, 28/02/2026 21:11 WIB



Agresi yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2) terhadap Iran memicu gangguan besar pada lalu lintas udara di Timur Tengah Bandara Emirates Airlines (Foto: Doknet)

Teheran, Jurnas.com - Agresi yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2) terhadap Iran memicu gangguan besar pada lalu lintas udara di Timur Tengah dan sekitarnya.

Israel, Uni Emirat Arab, dan Qatar resmi menutup wilayah udaranya. Sementara itu wilayah udara di Suriah selatan juga dilaporkan ditutup.

Pesawat yang tengah menuju kota-kota seperti Tel Aviv dan Dubai dialihkan atau kembali ke bandara asal. Maskapai mengimbau penumpang untuk memeriksa status penerbangan secara daring sebelum berangkat ke bandara, mengingat situasi yang berubah cepat.

Baca juga :
Parlemen: Iran Siap untuk Semua Skenario, Termasuk Gugurnya Khamenei

Operator Bandara Dubai mengumumkan penghentian penerbangan tanpa batas waktu di Dubai International Airport, bandara tersibuk di dunia untuk penerbangan internasional, serta di Dubai World Central Al Maktoum International Airport.

Dikutip dari Associated Press, penutupan ini berpotensi menimbulkan efek domino besar, khususnya bagi maskapai berbasis Dubai seperti Emirates, serta berbagai maskapai internasional lain yang beroperasi di kota tersebut.

Baca juga :
Serangan Iran di UEA Tewaskan Tiga Orang, 58 Lainnya Luka

Emirates menyatakan menghentikan sementara seluruh operasi ke dan dari Dubai International Airport. Sementara itu, Qatar Airways membatalkan sementara penerbangan ke dan dari Doha akibat penutupan wilayah udara.

Maskapai Belanda KLM sebelumnya telah mengumumkan penghentian penerbangan ke dan dari Tel Aviv mulai Minggu. Sejumlah maskapai lain, termasuk Lufthansa, Air France, Transavia, Qatar Airways, dan Pegasus, membatalkan seluruh penerbangan ke Lebanon.

Baca juga :
Paus Leo Minta Pihak Terlibat Hentikan Peperangan di Timur Tengah

Virgin Atlantic membatalkan penerbangan dari Heathrow, London, ke Dubai serta menghindari rute udara di atas Irak. Dampaknya, penerbangan ke dan dari India, Maladewa, serta Riyadh kemungkinan menempuh waktu lebih lama. Maskapai itu juga menyatakan seluruh penerbangan akan membawa cadangan bahan bakar tambahan untuk mengantisipasi pengalihan mendadak.

British Airways menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga pekan depan, serta membatalkan penerbangan ke Amman pada Sabtu.

Di Amerika Serikat, United Airlines menyatakan penerbangan menuju Tel Aviv dan Dubai pada Sabtu pagi dialihkan atau kembali ke AS. Maskapai tersebut membatalkan penerbangan antara AS dan Tel Aviv hingga Senin serta antara AS dan Dubai hingga Minggu, sekaligus memberikan kebijakan bebas biaya perubahan jadwal bagi penumpang terdampak.

Sementara itu, Turkish Airlines mengumumkan penangguhan penerbangan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania hingga Senin. Penerbangan ke Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Oman juga ditangguhkan pada Sabtu, dengan kemungkinan pembatalan tambahan.

Gangguan luas ini menunjukkan dampak langsung eskalasi militer terhadap jaringan penerbangan global, terutama di koridor udara strategis Timur Tengah yang menjadi penghubung utama antara Eropa, Asia, dan Afrika.Kekacauan jadwal penerbangan, Perang AS vs Iran, Agresi Israel di Iran

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kekacauan jadwal penerbangan Perang AS vs Iran Agresi Israel di Iran

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 17:20 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777