https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Swedia Cegat Drone Mencurigakan di Selat Oresund, Diduga Milik Rusia

Mutiul Alim | Jum'at, 27/02/2026 18:30 WIB



Militer Swedia mencegat sebuah drone yang diduga milik Rusia di Selat Oresund, ketika kapal induk Prancis sedang bersandar di pelabuhan Malmo Kapal induk Prancis bersandar di Swedia (Foto: AP)

Stockholm, Jurnas.com - Militer Swedia mencegat sebuah drone yang diduga milik Rusia di Selat Oresund, ketika kapal induk Prancis sedang bersandar di pelabuhan Malmo, menurut pejabat setempat.

Angkatan bersenjata Swedia pada Kamis (26/2) kemarin menyatakan kapal patroli angkatan lautnya mendeteksi drone mencurigakan saat berpatroli di Selat Oresund, perairan yang memisahkan Swedia dan Denmark.

Tindakan penanggulangan elektronik diterapkan untuk mengganggu operasional drone tersebut sebelum akhirnya kontak terputus, sebagaimana dikutip dari Associated Press pada Jumat (27/2).

Kapal induk bertenaga nuklir Prancis, Charles de Gaulle, berada di Malmo sebagai bagian dari latihan rutin NATO. Kota Malmo terletak di tepi Oresund, berseberangan dengan ibu kota Denmark, Kopenhagen.

Juru bicara militer Prancis Guillaume Vernet mengatakan drone terdeteksi pada Rabu dan ditangani oleh pasukan Swedia yang terintegrasi dalam sistem keamanan di sekitar kapal induk.

Dia menekankan bahwa drone berada lebih dari 10 kilometer dari kapal induk tersebut, dan insiden itu tidak memengaruhi aktivitas gugus tempur kapal induk.

Menteri Pertahanan Swedia, Pal Jonson, mengatakan kepada penyiar publik SVT bahwa dugaan pelanggaran wilayah udara Swedia itu terjadi bersamaan dengan keberadaan kapal militer Rusia di perairan teritorial Swedia. Ketika ditanya asal drone tersebut, ia menjawab, “kemungkinan Rusia”.

Kremlin membantah tuduhan tersebut dan menyebut klaim Swedia sebagai hal yang tidak masuk akal.

Kapal Rusia tersebut kemudian melanjutkan pelayaran ke Laut Baltik. Otoritas Swedia menyatakan telah berkoordinasi erat dengan Denmark terkait insiden tersebut dan tidak mendeteksi drone tambahan.

Pejabat Barat sebelumnya menuduh Rusia berada di balik kampanye sabotase dan gangguan di berbagai negara Eropa sejak invasi ke Ukraina pada 2022 yang diperintahkan Presiden Vladimir Putin. Sejumlah insiden diduga bertujuan melemahkan dukungan Eropa terhadap Kyiv serta menguji kerentanan keamanan negara-negara di kawasan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Drone Rusia Swedia Kapal induk Prancis Sabotase Rusia Eropa

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 16:29 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777