https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ukraina Ledakkan Stasiun Minyak Rusia, Hungaria Meradang

Mutiul Alim | Senin, 23/02/2026 22:38 WIB



Pesawat tanpa awak (drone) Ukraina dikabarkan meledakkan stasiun pemompaan minyak Rusia yang melayani pipa utama Druzhba, jalur menuju Eropa Timur. Jalur Druzhba yang menghubungkan Rusia dengan negara Eropa Timur (Foto: Reuters)

Kyiv, Jurnas.com - Pesawat tanpa awak (drone) Ukraina dikabarkan meledakkan stasiun pemompaan minyak Rusia yang melayani pipa utama Druzhba. Pipa ini merupakan jalur penting yang menyalurkan minyak mentah Moskow ke Eropa Timur.

Dikutip dari Reuters pada Senin (23/2), Serangan yang terjadi pada malam hari itu memicu kebakaran di fasilitas yang berlokasi lebih dari 1.200 kilometer dari perbatasan Rusia-Ukraina. Pejabat dari dinas keamanan Ukraina, SBU, tidak merinci dampak lebih luas terhadap operasional pipa tersebut.

Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian serangan Ukraina terhadap infrastruktur jalur tersebut dan berpotensi memperuncing hubungan Kyiv dengan Hungaria dan Slovakia. Kedua negara itu sebelumnya menuduh Ukraina berupaya menghambat aliran minyak melalui Druzhba ke kilang mereka.

Baca juga :
Kanselir Jerman akan Telepon Putin untuk Tarik Pasukan Rusia dari Ukraina

Pengiriman minyak Rusia ke Hungaria dan Slovakia telah terhenti sejak 27 Januari. Kyiv menyatakan penghentian itu terjadi setelah serangan drone Rusia merusak peralatan pipa di wilayah Ukraina barat.

Meski perang dengan Rusia telah berlangsung hampir empat tahun, Ukraina tetap mengizinkan transit minyak Rusia melalui jaringan pipa di wilayahnya. Namun, sejak awal tahun lalu, Ukraina menghentikan transit gas Rusia.

Baca juga :
Presiden Rusia Sebut Elit Globalis Provokasi Konflik Berdarah dan Kudeta

Hungaria dan Slovakia memperingatkan akan memutus pasokan listrik ke Ukraina jika aliran minyak tidak kembali normal.

Pasokan listrik dari kedua negara tersebut menyumbang sekitar 70 persen impor listrik Ukraina dan sangat krusial, mengingat sekitar separuh kapasitas pembangkit listrik Ukraina telah hancur atau rusak berat akibat serangan rudal Rusia.

Baca juga :
Rusia Tak Sudi Patuhi Aturan yang Diciptakan Negara-negara Tertentu

Pada hari yang sama, Hungaria dilaporkan bersiap memblokir sanksi tambahan Uni Eropa terhadap Moskow serta pinjaman senilai 90 miliar euro untuk Kyiv. Situasi ini terjadi ketika serangan di wilayah Odesa, Ukraina selatan, menewaskan dua orang menjelang peringatan empat tahun invasi besar-besaran Rusia.

Dalam surat yang dilihat Reuters, Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, menyampaikan kepada Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, bahwa gangguan pada pipa Druzhba merupakan tindakan permusuhan tanpa provokasi yang merusak keamanan energi Hungaria. Dia menegaskan akan menghalangi pencairan pinjaman tersebut hingga persoalan ini diselesaikan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

jalur pipa Druzhba perang Ukraina Rusia reaksi Eropa Timur

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 14:04 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777